Yura Yunita Ungkap Keajaiban Salat Di Madinah, Suasana Mendadak Hening Saat Ucapkan Takbir

Spread the love

Penyanyi Yura Yunita mendapatkan pengalaman spiritual saat melaksanakan salat di Raudhah, Madinah.

Saat itu Yura Yunita sedang melaksanakan umrah.

Di depan Daniel Mananta, Yura bahkan tak kuasa menahan tangis saat kembali mengenang momen slot dana tersebut.

Menurut Yura, saat itu dirinya diajak salat di Raudhah oleh sang ibunda sekitar pukul 01.00 dini hari.

Ketika tiba di lokasi, pelantun lagu ‘Cinta dan Rahasia’ ini syok karena suasana di Raudhah sangat penuh sesak.

“Pertama kali tuh gue datang, rame banget jam 1 malam,” kata Yura Yunita, dikutip dari YouTube Daniel Mananta Network, Kamis (7/4/2022).

Gara-gara hal tersebut, Yura pun agak ragu ketika dirinya akan melaksanakan salat.

Melihat putrinya yang ragu, sang ibunda kemudian mencoba meyakinkan Yura Yunita agar ikut melaksanakan salat.

Apalagi ia melihat ada beberapa orang kepalanya terinjak oleh orang lain ketika mereka sedang salat.

“Setengah nggak mungkin, tapi ‘Ya Allah, kasih jalan’,” ujar Yura Yunita.

Entah apa yang terjadi, saat ibunda Yura Yunita berbalik badan dan menyuruhnya salat, keajaiban seolah terjadi.

Suasana yang tadinya sesak, mendadak hening saat Yura mengucapkan takbir.

“Saat gue melafalkan ‘Allahu Akbar’ pertama. Lo yang ngelihat banyak orang, tiba-tiba nggak ada orang sama sekali.”

“Nggak ada yang menyentuh jilbab gue, lo bisa salat sangat tenang,” bebernya.

Akhirnya Yura Yunita bisa menjalankan salat dengan tenang.

Uniknya setelah mengucapkan salam terakhir, ia kembali merasakan padatnya orang-orang.

“Itu aneh banget, kayak salat pertama gue yang ajaib deh,” ungkap Yura.

“Terus kan ada salam terakhir gitu kan. Pas salam yang terakhir, gue langsung terombang-ambing lagi,” pungkasnya.

Berita lain terkait Yura Yunita

(/Indah Aprilin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Polisi Gagalkan Pencurian Sapi Usai Pikap Yang Digunakan Mengangkut Hewan Itu Alami Ban Bocor
Next post Sebaran 1.455 Kasus Corona 12 April 2022: DKI Jakarta Sumbang 355 Kasus, Disusul Jabar