Profil Indra Iskandar, Akan Dipanggil BURT Terkait Proyek Gorden Rumah Dinas DPR, Hartanya Rp5,6 M

Spread the love

Indra Iskandar, Sekretaris Jenderal Republik Demokratik Kongo, berencana menggelar rapat Badan Urusan Dalam Negeri (BURT) DPR terkait pengadaan gorden rumah dinas bagi anggota DPR.

Demikian disampaikan Agung Budi Santoso, Presiden BURT DPR RI. slot online terpercaya

Agung mengatakan, penarikan kembali Indra akan dilakukan setelah liburan.

Agung mengatakan kepada wartawan, mengutip Senin (5 September 2022) bahwa “Setelah liburan, Komisi Militer Transisi akan memanggil Sekretaris Jenderal.”

Profil Indra Iskandar

Disunting dari ppid.dpr.go.id Indra Iskandar lahir pada 14 November 1966 di Jakarta.

Beliau lulus dari Jurusan Teknik Sipil di Institut Sains dan Teknologi Nasional di Jakarta pada tahun 1994.

Kemudian, pada tahun 2005, Indra memperoleh gelar Magister Administrasi Negara dari Universitas Indonesia.

Mengutip fia.ui.ac.id, Indra menyelesaikan gelar PhD bidang Administrasi Bisnis dari Sekolah Pascasarjana Bisnis (IPB) Institut Pertanian Bogor.

Saya telah bekerja sebagai pejabat publik (PNS) sejak tahun 1997.

Posisi Indra Iskandar adalah sebagai berikut.

Direktur, Divisi Proyek PBB, Sekretariat Nasional (2000-2002);

Kepala Bidang Perencanaan Bangunan Seknas (2002-2005);

Kepala Bidang Konstruksi Sekretariat Negara (2006-2011);

Jenderal Caro, Sekretaris Negara (2013-2015);

Asisten Sekretariat Negara Bidang Hubungan Kelembagaan Nasional dan Daerah (2015);

Sekretaris Jenderal Republik Demokratik Kongo (2018-sekarang).

Kekayaan bersih Indra Iskandar

Indra Iskandar terakhir melaporkan aset pada 31 Des 2020.

Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total aset Indra adalah Rp 5.669.400.000.

Hampir seluruh aset Indra berasal dari dua tanah dan bangunan yang terletak di Bogor, Jawa Barat dan Jakarta.

Tanah dan bangunan milik Indra senilai Rp 4.874.400.000.

Berikut rincian asal usul Indra Iskandar, dikutip dari elhkpn.kpk.go.id.

kedua. data pengobatan

A. Tanah dan Konstruksi Rp. 4.874.400.000

1. Tanah dan Bangunan 790m2/347m2 di Tanjung/Kota Bogor, HASIL SENDIRI Rp. 3.212.400.000

2. Tanah dan Bangunan 400m2/200m2 di Tanjung/Kota Jakarta Selatan, Rp. 1.662.000.000

Alat dan Mesin Transportasi Rp. 350.000.000

1. Otomotif, Jeep Wrangler 2012, HASIL SENDIRI Rp. 350.000.000

C. Barang Pribadi Lainnya Rp. 250.000.000

Dr.. Saham Rp. —-

E – uang tunai, dll. Rp. 195.000.000

Dan. Aset lainnya adalah 10 juta won. —-

Subtotal Rs. 5.669.400.000

ketiga. pinjaman Rp. —-

keempat. Jumlah Aset (II-III) Rp. 5.669.400.000

Sudah 13 tahun sejak saya belum menggantinya.

Indra Iskandar, Sekretaris Jenderal Republik Demokratik Kongo, mengatakan lelang buta rumah dinas DPR RI sangat berharga dan ada alasannya.

Tirai delegasi rakyat, kata dia, sudah 13 tahun tidak diganti.

Menurutnya, kondisi gorden tidak sesuai.

Bahkan, beberapa anggota parlemen telah memutuskan untuk melepas dan membuang kerai dari rumah dinas.

“Kebanyakan (rumah) tidak ada tirai, ada yang hilang dan dibuang karena sudah tua dan sangat tidak nyaman.

Indra berkata ‘Saya tidak mau bicara’. ‘Selama 13 tahun dia seperti keset sungguhan.

Selain itu, kata Indra, beberapa tirai di kediaman DPR hilang dan tidak bisa dilacak.

Karena situasinya sudah sangat mengkhawatirkan.

Itu sebabnya beberapa anggota dewan kota memutuskan untuk menggunakan uang mereka sendiri untuk mengganti tirai di tempat tinggal mereka, kata Indra.

Dia melanjutkan, “Beberapa anggota melakukan pembelian pribadi, dan sangat tidak pantas untuk menggambar tirai di rumah yang dapat menghalangi pandangan luar.”

Seperti diketahui, Republik Demokratik Kongo telah mengalokasikan Rp 48,7 miliar untuk pembelian gorden rumah dinas.

Anggaran pengganti gorden tercantum dalam website LPSE DPR RI.

Penawaran tersebut diberi nama “Pengganti Gordyn dan Buta DPR RI Kalibata” dengan kode penawaran 732087.

Pemenang lelang adalah PT Bertiga Mitra Solusi yang menawarkan fee Rp 43,5 miliar.

PT Bertiga Mitra Solusi sukses menjual dua pesaingnya, PT Sultan Sukses Mandiri dan PT Panderman Jaya.

PT Sultan Sukses Mandiri menawarkan harga Rp 37,7 miliar dan PT Panderman Jaya Rp 42,1 miliar.

(/ Pravitri Retno W/ Chaerul Umam/ Reza Deni)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Siswa Di DKI Jakarta, Jabar, Dan Banten Mulai Masuk Sekolah Pada 12 Mei 2022
Next post Pertamina Temukan Cadangan Migas Baru Di Sumatera Selatan