Perlu Gerakan Untuk Membenahi Tata Kelola Penanggulangan Penyakit Langka Di Tanah Air

Spread the love

Penderita penyakit langka (Odalanca) patut mendapat perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat. Diperlukan tindakan untuk mengambil tindakan praktis untuk meningkatkan pengelolaan berbagai penyakit langka.

Lestari Murdigat, wakil ketua Dewan Rakyat Indonesia, mengatakan, “Untuk mengatasi berbagai penyakit langka di Korea, perlu dilakukan identifikasi masalah dalam urutan prioritas agar gerakan tanggap Udalanka bisa lebih baik.” wawancara online. Audiensi Bersama Komunitas Pengamat Odalangka, Selasa (17/5/2022). slot dana

Pertemuan dengan Wakil Ketua MPR RI bidang menampung aspirasi rakyat dan daerah mengungkapkan berbagai kendala yang dihadapi Odalangka dalam m enghadapi penyakit dan disabilitas yang dihadapinya.

Salah satu kendala yang kita hadapi adalah minimnya sarana dan prasarana berobat dan berobat di dalam negeri. Padahal, risiko terkena penyakit langka ini bisa dikurangi dengan menetapkan prognosis yang baik.

Menurut Lestari, penanganan Odalangka membutuhkan pertimbangan matang dari berbagai kendala.

Ketiadaan payung hukum bagi para pemangku kepentingan untuk merumuskan kebijakan, Rrie yang lebih akrab disapa Lestari mengusulkan Odalangka Observer Society, di mana Masyarakat Pengamat Odalangka mendorong masyarakat untuk merumuskan aturan atau undang-undang untuk meningkatkan tata kelola ketika berhadapan dengan Odalangka di tanah air. Kami mengusulkan untuk memberikan masukan kepada perwakilan

Lili juga berharap pemerintah dan masyarakat memberikan perhatian khusus pada berbagai upaya penanganan berbagai penyakit dan gangguan di Odalanca.

Anggota Kongres Nasdim menjelaskan, bunga tersebut antara lain dapat berupa insentif berupa pembebasan biaya pengobatan dan diskon bea masuk alat kesehatan dan obat-obatan yang harus diimpor untuk mengobati penyakit langka.

Dalam perbincangan Selamat Pagi Indonesia di Metro TV di hari yang sama, Lee juga menekankan perlunya meninggalkan model empati dan mengutamakan hak asasi manusia sebagai dasar sikap terhadap penyandang disabilitas, termasuk Odalangka.

Menurut Riri, pemangku kepentingan dan masyarakat harus memberikan ruang dan kesempatan yang sama di depan publik bagi teman-teman penyandang disabilitas.

Ia menekankan perlunya pemerintah di tingkat nasional dan daerah untuk terus mendorong penyandang disabilitas untuk memberikan kesempatan kerja yang maksimal di tanah air. *

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Jadwal Dan Cara Daftar PPDB DKI Jakarta 2022 Untuk Jenjang SD
Next post Chandra Asri Dukung Target Pembangunan Jaringan Gas Untuk 4 Juta Sambungan Rumah Di 2024