Perempuan Wajib Baca! Haid Bukan Penghalang, Bisa Khatam Al Quran Selama Puasa, Ini Tips Dari Ustaz

Spread the love

Berbuat baik, termasuk membaca Al-Qur’an, sangat populer selama bulan suci Ramadhan.

Tidak sedikit orang yang berlomba-lomba untuk menyelesaikan (mengakhiri Al-Qur’an) selama bulan Ramadhan.

Dalam sebuah hadits Nabi SAW disebutkan bahwa setiap satu huruf dalam Al-Qur’an mengandung satu kebaikan bagi orang yang membacanya.

Ketika membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan, Allah SWT melipat setiap huruf yang dibaca menjadi 10 keutamaan.

Oleh karena itu, membaca atau menyelesaikan Al-Qur’an di bulan Ramadhan menjadi salah satu ladang kebaikan karena keutamaannya.

Lantas, bagaimana untuk perempuan yang pasti ada rehat puasa karena kedatangan tamu bulanan alias haid?

Bisakah khatam membaca Al Quran selama sebulan?

Berikut adalah tips dari Ustaz. daftar slot gacor

Menurut Ustaz Husain Sanusi dikutip dari kanal YouTube berjudul Apa Saja Tips Agar Bisa Khatamkan Al-Quran Selama Bulan Ramadan?Khatam Al-Quran dalam 1 bulan bisa dilakukan termasuk perempuan yang haid.

Bagaimana bisa? Yuk simak penjelasannya

Secara umum, ada serangkaian tips untuk menyelesaikan Al-Qur’an selama bulan Ramadhan.

1. Tanamkan niat yang kuat untuk menyempurnakan Al-Qur’an.

Tidak ada kekuatan yang lebih kuat kecuali niat yang bulat dan kuat untuk menegakkan khatam Al-Qur’an.

2. Jadikan membaca Al-Qur’an sebagai kebutuhan kitab suci Al-Qur’an, bukan sekedar bacaan biasa.

3. Bacalah Al-Quran dalam kondisi apapun.

Sesibuk apapun aktivitas, pasti ada saat istirahat.

Manfaatkan waktu istirahat tersebut untuk membaca Al-Quran.

4. Rutin membaca Al-Qur’an setiap selesai sholat.

Lantas bagaimana jika orang haid bisa khatam Al Quran?

Menurut penjelasan Buya Yahya melalui saluran Youtube TV Al-Bahjah TV, ada dua pendapat ulama tentang apakah seorang wanita yang sedang menstruasi dapat membaca atau bahkan memegang Al-Qur’an.

Pertama, di mazhab Imam Syafi’i, wanita haid dilarang membaca atau memegang Al-Qur’an kecuali ayat-ayat tertentu yang biasa digunakan untuk zikir, yaitu Al-Ikhlas, An-nas, Al-Alaq atau ayat-ayat Al-Qur’an. Al-Qur’an. Kursi yang dibacakan sebelum tidur untuk perlindungan pribadi. Kemudian ayat-ayat yang digunakan untuk berdzikir, seperti lafads, laahualaa walakuata illa billah.

Baru bisa membaca Al Qur’an asli tanpa mengeluarkan suara. Artinya dalam hati, kata Buya Yahya.

Kedua, di sekte Imam Maliki, seorang wanita yang sedang haid bisa membaca Al-Qur’an asli dengan diam-diam tetapi tidak bisa menahannya.

Memegang Al-Qur’an jelas tidak diperbolehkan karena sudah menjadi Ijtima Ulama (keputusan semua ulama).

Namun, ada dua kategori wanita haid yang bisa membaca Al-Qur’an, yaitu tahfidzah Al-Qur’an (penghafal Al-Qur’an yang ingin menjaga hafalannya), dan guru yang mengajar dan belajar. Asalkan dibaca sebentar-sebentar jangan langsung.

Nah, jika sedang haid menurut Ustaz Husein Sanusi, maka harus pintar pintar membagi berapa lembar membaca Al Quran.

“Kalau lagi haid berarti baca Qurannya harus lebih banyak ketika suci,” katanya.

Senada dengan itu, Jamaluddin M. Marki dari Kemendikbud juga memberikan tips bagi wanita haid yang ingin mengaji.

“Semakin banyak semakin bagus.

Strategi Khatam Al-Quran dalam 1 Bulan

Dikutip dari , berikut adalah strategi yang dapat dilakukan untuk membaca Al-Quran sendiri maupun bersama orang lain.

Membaca secara individu

Alquran terdiri dari 30 juz, Anda bisa membaca 1 juz per hari selama 30 hari. Karena 1 Juz memiliki 20 halaman, pilihlah satu di antara metode ini:

Baca 4 halaman sehari setelah setiap sholat fardhu (wajib)

Baca 4 halaman sehari, 2 halaman sebelum sholat wajib dan 2 halaman lagi sesudahnya

Membaca 5 halaman pada pagi hari, 5 halaman pada siang hari, 5 halaman pada sore hari dan 5 halaman pada malam hari

Membaca 10 halaman di pagi hari dan 10 halaman di malam hari

Membaca dan menyelesaikan 30 Juz Al-Qur’an berjamaah

Jika Anda membaca Alquran dengan keluarga, teman atau kolega, tunjuk setiap anggota sejumlah Juz untuk membaca selama 30 hari.

Berikut pembagiannya:

Jika ada 5 anggota, setiap anggota masing-masing membutuhkan 6 Juz yang harus diselesaikan dalam waktu 30 hari

Jika ada 10 anggota, setiap anggota masing-masing membutuhkan 3 Juz yang harus diselesaikan dalam waktu 30 hari

Jika ada 15 anggota, setiap anggota masing-masing membutuhkan 2 Juz yang harus diselesaikan dalam waktu 30 hari

Jika ada 30 anggota, setiap anggota masing-masing membutuhkan 1 Juz yang harus diselesaikan dalam waktu 30 hari

(/ TV)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post KPPU Terima Laporan Dugaan 9 Perusahaan Jadi Kartel CPO, Berikut Daftarnya
Next post Jadwal Azan Magrib Di Kota Kupang Hari Ini, Selasa 5 April 2022 Serta Doa Berbuka Puasa