Pemerintah Harus Hati-hati Buat Kebijakan Terkait Pelonggaran Pemakaian Masker

Spread the love

Laporan Wartawan , Mario Christian Sumampow

JAKARTA – Ketua Umum Gerakan Pakai Masker (GPM), Sigit Pramono, memberikan usulan mengenai kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pelonggaran masker.

Menurutnya, jika pemerintah hendak mengeluarkan kebijakan pelonggaran masker, semestinya dimulai dengan pelonggaran kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya. slot pulsa

Tidak melompat langsung pada kebijakan pelonggaran protokol kesehatan, apalagi pelonggaran boleh atau tidak menggunakan masker di ruang publik.

Sigit juga menambahkan ihwal pesan yang harusnya pemerintah sampaikan ke masyarakat seharusnya adalah diperbolehkannya masyarakat melakukan kegiatan ekonomi sosial, dan budaya, namun harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Selain itu, mengingat bahwa kampanye menganjurkan masyarakat untuk melakukan kebiasaan baik dan sehat pakai masker itu tidak mudah, pemerintah harus juga berhati-hati dalam membuat kebijakan yang bisa menyebabkan masyarakat jadi tidak melakukan kebiasaan memakai masker dan mencuci tangan.

Dengan kampanye masif yang dilakukan banyak pihak, harusnya budaya memakai masker sudah menjadi perilaku sehat di kalangan masyarakat.

Serta menjadi kebiasaan masyarakat untuk melindungi diri dan orang lain dari penularan suatu penyakit .

Sebelumnya Jokowi akhirnya memutuskan kelonggaran dalam kebijakan pemakaian masker, pada Selasa (17/5/2022) lalu.

Dengan kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia yang menurut pemerintah semakin terkendali, Jokowi memperbolehkan masyarakat untuk melepas masker.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post UPDATE Daftar Harga HP OPPO Terbaru Bulan Mei 2022: OPPO A16 Hingga OPPO Find X3 Pro 5G
Next post Jadi Sosok Antagonis Dalam Sinetron Terbarunya, Ajun Perwira: Saya Siap Dibenci Penonton