Kuasa Hukum Terdakwa Muara Berangin-Angin Tolak Komentari Keterangan 5 Saksi Yang Dihadirkan JPU

Spread the love

Siaran Pers Mario Christian Sumbao

JAKARTA – Kuasa hukum terdakwa Kamaruddin Bani dan Direktur Biografi Nizhami Muara Wari-Angin enggan berkomentar terkait agenda JPU yang diajukan jaksa.

Agenda sidang Perkara No. 16/Pid.Sus-TPK/2022/PN Jkt.Pst menghadirkan lima orang saksi dari pihak kejaksaan.slot online 2022

“Kami tidak mau. Langsung saja ke KPK,” kata Kamarudin, Senin (5 September 2022) di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Untuk $3, Muara Berangin-Angin juga keluar dari pengadilan lebih dulu.

Perbedaannya adalah dia pergi tanpa sepatah kata pun.

Setelah persidangan, dia menyambut beberapa kerabatnya dan meninggalkan ruangan.

Sidang berlangsung sekitar dua jam.

Agenda sidang Perkara No. 16/Pid.Sus-TPK/2022/PN Jkt.Pst menghadirkan lima orang saksi dari pihak kejaksaan.

Kelima saksi tersebut adalah Saif Abdi, Thomas Saputra, Pengusaha, Sub Ketua (PAC) Pemuda Pancasila, Direktur Regional Stabat, Ricky Sabariza dan Ananda Agustri, Direktur Pendidikan Wilayah Langkat periode 2020-2023. Pengusaha Kakak beradik suap Asvi Syaphtri dan Leila Sbank, kepala teller Bank Somut Langkat.

Dua saksi lainnya akan diperiksa pada Senin (23/5/2022).

Sebelumnya, Muara dituding memberikan suap senilai Rp 572 juta kepada kustodian tak aktif skema Langkat Turbet Warren-Angin.

Banyak perusahaan milik Muara yang menawarkan suap untuk memenangkan tender proyek pengadaan barang dan jasa Kabupaten Langkat.

Atas perbuatannya, Muara Warren Engin dianugerahi Undang-Undang No. 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan Sanksi Minimum. UU No. 1999 sebagaimana telah diubah dengan 20. 31 berdasarkan Pasal 5 ayat 1 B atau 13, terancam hukuman penjara. Denda 1 tahun sampai dengan 5 tahun dan paling sedikit Rp50 juta dan paling banyak Rp250 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post RAMALAN ZODIAK Kesehatan Selasa, 10 Mei 2022: Virgo Nyeri Kaki Dan Capricorn Sakit Kepala
Next post VIRAL Prajurit TNI Aniaya Perempuan Di Gowa, Emosi Saat Ditagih Utang, Ini Nasib Si Oknum Sekarang