KPK Beberkan Perkembangan Penyidikan Kasus Korupsi Helikopter AW-101

Spread the love

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melaporkan perkembangan kasus dugaan korupsi pembelian helikopter Agusta Westland atau AW-101 periode 2016-2017.

Pj Juru Bicara KPK Ali Fikri menyatakan, pihaknya masih menuntaskan kasus tersebut. link judi slot 2022

Ali mengatakan dalam keterangan tertulis, Rabu (11/5/2022): “Terkait penyidikan dugaan korupsi pembelian Heli AW-101, KPK hingga saat ini masih melengkapi berkas.”

Meski Kantor Polisi Militer (Puspom) Tentara Nasional Indonesia (TNI), Angkatan Udara (AU) menghentikan pemeriksaan lima tersangka.

Ali menjelaskan, proses penyidikan tidak pernah tuntas.

Karena itu, lanjut Ali, penyidikan KPK akan terus berlanjut.

KPK memastikan akan membawa kasus dugaan korupsi Helikopter AW-101 ke pengadilan.

Puspom TNI AU diketahui telah menetapkan lima tersangka dalam kasus tersebut.

Mereka adalah Kepala Unit Pelayanan Pengadaan Kolonel Kal FTS SE, Pejabat Pembuat Komitmen di Bidang Pengadaan Barang dan Jasa, Marsekal FA, dan Pejabat Pemegang Kas, Letkol (Adm) WW.

Kemudian staf kasir yang menyalurkan uang tersebut ke pihak-pihak tertentu, yaitu asisten letnan SS, dan asisten perencanaan Kepala Staf Angkatan Udara Marsda SB.

Sementara itu, KPK telah menangkap seorang tersangka swasta, Direktur PT Diratama Jaya Mandiri, Irfan Korniah Salih.

Irfan Kornia Saleh diduga memenangkan tender proyek pembelian helikopter AW-101.

Kasus ini bermula ketika TNI AU membeli helikopter AW-101 pada tahun 2016.

Bahkan, Presiden Jokowi menolak pembelian ini karena alasan ekonomi.

Ujung-ujungnya terkuak dugaan korupsi pengadaan.

Dalam kasus ini, diduga merugikan negara sebesar Rp 224 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post SOSOK 5 Gubernur Yang Masa Jabatannya Berakhir Pada Mei, Ini Pj Gubernur Pengganti Mereka
Next post Pemerintah Inggris Siapkan Regulasi Terkait Mata Uang Kripto