Kafarat Jima’, Ini Hukuman Bagi Orang Yang Melakukan Hubungan Badan Di Siang Hari Saat Bulan Ramadan

Spread the love

Melakukan hubungan badan di siang hari saat puasa, adalah suatu yang terlarang dan menjadikan batalnya puasa.

Saking terlarangnya, jika melakukan hubungan badan di siang hari saat puasa, maka bisa mendapatkan hukuman berupa ( slot online gacor ) denda atau kafarat.

Hukuman atau denda dalam istilah Islam disebut dengan kafarat jima ‘.

Kafarat dalam Ensiklopedia Hukum Islam diartikan sebagai denda yang harus dibayar oleh seseorang sebagai akibat dari perbuatan dosa.

Demikian pula dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Kafarat diartikan sebagai denda yang harus dibayar karena melanggar larangan Tuhan atau melanggar janji.

Secara umum ada empat macam penebusan, yaitu penebusan zhihar, penebusan pembunuhan, penebusan sumpah dan penebusan jima’.

Kafarat Jima ‘adalah denda yang dikenakan kepada orang yang berbuka karena bersetubuh di siang hari selama puasa Ramadhan, atau jima ‘.

Mantan Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Tengah, Wahid Ahmad dalam acara tanya ustadz menjelaskan, kafrat berbeda dengan fidyah dimana fidyah adalah pengganti puasa bagi orang tua yang tidak kuat dalam berpuasa.

Ada beberapa tingkatan jenis penebusan yang disesuaikan dengan kemampuan orang yang akan melakukan penebusan itu sendiri.

Pertama, dengan membebaskan budak. Kedua, puasa 2 bulan berturut-turut. Ketiga, memberi makan 60 orang miskin.

Tidak mungkin seseorang melakukannya karena lupa, dikarenakan pekerjaan tersebut dilakukan dengan melibatkan dua orang yaitu suami dan istri.

Tentu apabila salah seorang lupa maka seorang lagi bisa mengingatkannya.

(/Tio)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Platform Solusi E-Commerce Ini Sediakan Fitur StoreLinks Untuk Link Bio Profesional
Next post Luhut Kini Tambah Jabatan, Will Smith Dicekal 10 Tahun, Thomas Tuchel Stres Berat