Ini 3 Waktu Terbaik Mengajukan Pinjaman Modal Usaha Untuk Pelaku UMKM

Spread the love

Modal usaha merupakan salah satu hal yang Anda perlukan jika ingin mengembangkan atau memulai usaha sendiri.

Meski sering menjadi kendala, usaha kecil dan menengah (UMKM) bisa mengatasinya dengan mengajukan pinjaman modal perusahaan.

Sumber pinjaman modal perusahaan juga bervariasi dari bank ke bank. Beberapa contohnya adalah Kredit Tujuan Umum (KMG), Kredit Tanpa Agunan (KTA) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). slot online terbaru 2022

Anda dapat memilih jenis dan produk pinjaman usaha yang sesuai dengan kondisi keuangan dan kemampuan keuangan Anda.

Penting juga untuk dicatat bahwa ada waktu yang disarankan untuk mengajukan pinjaman bisnis agar tidak menjadi beban keuangan.

Pada saat peluncuran, kami telah menyusun tiga hal untuk para pelaku usaha kecil dan menengah yang ingin mengajukan pinjaman modal ventura. Ayo, lihat!

1. Kesediaan untuk mengembangkan usaha

Ingin membuka cabang baru, mengembangkan bisnis, atau go global, tapi terkendala modal? Ajukan pinjaman modal usaha.

Tujuan Anda adalah agar bisnis Anda menjangkau lebih banyak pasar, memperkenalkan produk, dan pada akhirnya meningkatkan penjualan.

Baca Juga: Dengan Modal 1 Juta Rupiah, Anda Bisa Memulai Bisnis Dengan 5 Cara

Rencanakan langkah Anda dengan matang, termasuk masalah permodalan, untuk memastikan perkembangan bisnis Anda berjalan lancar dan memenuhi tujuan Anda.

Tahap ekspansi ini harus direncanakan dengan matang, termasuk modal yang dibutuhkan.

2. Ketika Anda ingin memulai bisnis tetapi tidak memiliki cukup dana

Saat-saat yang sering terjadi adalah ketika Anda ingin memulai bisnis tetapi tidak memiliki modal atau tabungan yang cukup untuk menutupinya.

Misalnya, Anda membutuhkan modal awal sekitar Rp25 juta, tetapi hanya memiliki uang dan tabungan sebesar Rp15 juta.

Kekurangan KRW 1 miliar dapat dibiayai dengan pinjaman usaha. Lagi pula, meminjam uang untuk kegiatan produktif seperti bisnis bukanlah kesalahan.

Alasannya adalah jika itu bisnis, Anda dapat menghasilkan sesuatu untuk dijual dan pada akhirnya menghasilkan keuntungan.

Nah, keuntungan tersebut bisa Anda alokasikan untuk melunasi amortisasi pinjaman modal usaha Anda.

Jadi, pastikan dana pinjaman Anda sesuai dengan kebutuhan, jangka waktu pinjaman, dan jumlah cicilan sesuai dengan kemampuan Anda untuk melunasinya.

Baca Juga: TikTok Ungkap Tren Pengguna dari Perwakilan UMKM.

3. Jika hutang yang ada telah dilunasi atau tidak ada hutang lain

Seperti konsep pinjaman lainnya, menggali dan mengisi celah harus dihindari ketika memecahkan masalah keuangan, bisnis atau pribadi.

Untuk mengajukan pinjaman modal usaha baru, Anda harus melunasi pinjaman yang ada.

Setidaknya Anda tidak memiliki hutang lain, sehingga Anda dapat menghindari masalah keuangan yang dapat membuat segalanya menjadi lebih rumit.

Alasannya adalah karena Anda memiliki lebih dari satu komitmen pinjaman, Anda perlu menyadari bahwa rasio utang terhadap ekuitas Anda kemungkinan akan melebihi batas aman Anda.

Contohnya adalah cicilan mobil. Selanjutnya, Anda ingin memulai bisnis dengan mengajukan pinjaman modal usaha.

Bukankah pinjaman dan cicilan masa depan ini akan membebani uang Anda di masa depan? Itu juga bisa menjadi penyebab default.

Tidak bisa dipungkiri bahwa Anda kemungkinan besar akan kesulitan melunasi cicilan bulanan Anda.

Baca Selengkapnya: Sarinah Mall Punya Wajah Baru. Ada tiga syarat pembukaan booth bagi perwakilan UMKM.

Jadi, Anda harus melunasi pinjaman mobil Anda terlebih dahulu. Selanjutnya, ajukan pinjaman modal perusahaan. Jadi Anda bisa fokus melunasi satu utang.

Nah, dari awal hingga pengembangan bisnis, berikut adalah tiga waktu terbaik bagi badan usaha kecil untuk mengajukan pinjaman modal usaha. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Satu Tahun Mengadu Nasib Di Ibukota, Arif Penjual Minuman Di Pasar Baru Berharap Bisa Pulang Kampung
Next post Binance Tolak Laporan Yang Sebut Pihaknya Memasok Data Pengguna Ke Pemerintah Rusia