Dua Bocah Ditemukan Tewas Di Sungai Tretes Lamongan, Diduga Terpeleset Saat Berjalan Di Tanggul

Spread the love

Laporan wartawan Jatim Network, Hanif Manshuri

LAMONGAN – Dua anak, Eko Nevita Risqi Adha (7) dan Adeva Meisa Kinanti Putri (7), warga Garung Sambeng ditemukan tewas tenggelam di Sungai Tretes, Desa Garung, Kecamatan Sambeng Lamongan, Jawa Timur.

Diduga keduanya terpeleset saat jalan di tanggul sungai daftar slot gacor .

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro mengatakan, peristiwa berawal saat kedua korban bersama seorang teman lain bernama Naila bermaksud pulang mengaji, , Selasa (12/4/2022) sore pukul 16.40 WIB.

Nah, setelah mengaji, mereka berangkat bersama-sama ke Sungai Tretes untuk bermain.

Di lokasi sungai, ketiga anak tersebut bertemu saksi Sukarji (50).

Saksi sempat mengingatkan pada ketiganya supaya berhati-hati saat bermain di tanggul sungai.

“Jangan naik di atas tebing sungai, karena dibawah tebing airnya agak dalam,” kata Sukarji kepada ketiganya.

Saksi Sukarji langsung pulang kerumahnya.

Beberapa menit kemudian saksi Sukarji mendengar suara tangisan dari arah sungai ternyata itu tangis Naila.

Reflek dan tanpa berpikir panjang, saksi langsung kembali ke arah sungai.

Tak disangka, begitu sampai di sungai ia menemukan korban tenggelam.

Saksi Naila mengungkapkan pada saksi Sukarji jika kedua temannya itu tercebur ke dalam sungai.

Saksi langsung terjun ke sungai dan berhasil mengevakuasi korban Eko Nevita Risqi Adha dalam keadaan sudah meninggal.

Naila kembali menyampaikan bahwa masih ada satu temannya yang masuk sungai dan tidak kelihatan lagi yakni, Adeva Meisa Kinanti Putri.

Sukarji kembali terjun ke sungai dan berhasil menemukan korban Adeva Meisa Kinanti Putri.

Oleh sejumlah warga di lokasi, diantaranya, Supan, Erik, Sumari dan Sukarji, kedua korban dibawa pulang ke rumahnya masing-masing.

Kejadian itu dilaporkan ke perangkat desa, berlanjut dilaporkan ke Polsek Sambeng.

Kapolsek Sambeng, AKP M. Thoyib mengungkapkan, diduga korban saat bermain dan berjalan di atas tebing sungai, kurang menguasai diri sehingga kedua korban jatuh dan masuk ke dalam sungai yang airnya agak dalam.

Hasil pemeriksaan luar sesuai keterangan para medis pada kedua mayat tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.

“Keluarga korban menolak dilakukan otopsi disertai dengan surat pernyataan,” kata Thoyib. (Hanif Manshuri)

Artikel ini telah tayang di dengan judul Petaka Pulang Mengaji, 2 Bocah di Lamongan Alami Nasib Nahas, Tangisan Pecah dari Arah Sungai

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Prasarana Dan Sarana Pertanian Jadi Kunci Sukses Ketersediaan Pangan
Next post Update Kondisi Ade Armando: Sudah Membaik, Bisa Mengobrol Dan Tertawa, Tapi Masih Dirawat Di HCU