Cegah Hepatitis Akut Pada Anak, Kemenkes Ingatkan Penjual Makanan Di Sekolah Pakai Sarung Tangan

Spread the love

Reporter Ayo Lina

Jakarta – Melakukan pendidikan tatap muka (PTM) pada kasus hepatitis akut berat.

Orang tua dan sekolah berperan penting dalam mencegah penyakit yang menyerang anak-anak tersebut. slot deposit dana

RI Siti Nadia Tarmizi, Direktur Kesehatan Masyarakat, Departemen Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan orang tua agar anaknya tetap mengikuti protokol kesehatan.

Mencuci tangan, menerapkan gaya hidup bersih dan sehat, minum air mendidih, menangani makanan bersih, dll.

Ia mengatakan dalam jumpa pers virtual pada Jumat 14/5/2022 bahwa ”Pembelajaran tatap muka harus tetap dibuka. Oleh karena itu, sekolah harus memastikan kantin sekolah beroperasi dengan cara yang bersih dan tentunya menggunakan sarung tangan (supplier).” ) .

Wanita bercadar itu memohon kepada pedagang makanan dan pedagang kaki lima untuk memastikan makanan yang dijualnya aman dan bersih.

Meskipun penyebab penyakit yang pertama kali dilaporkan di Inggris ini masih dalam penyelidikan, ada kemungkinan hepatitis dapat ditularkan secara oral melalui makanan.

Data dari Inggris menunjukkan bahwa 52% adenovirus ditemukan pada anak dengan hepatitis B akut.

Virus ini biasa dikenal sebagai virus yang menyerang dan menyebabkan gangguan pencernaan serta saluran pernapasan bagian atas.

Jadi salah satu klaim transmisinya juga over-the-air.

“Jadi kita berharap tetap menerapkan protokol kesehatan dan menggunakan masker. Jadi dengan dua cara ini kita bisa mencegah Covid-19, tapi terutama hepatitis akut pada anak di bawah 1 tahun yang tidak terinfeksi Covid-19. dicegah. Vaksin.” kata dr.nadia.

Imunisasi dasar lengkap untuk anak

Perlindungan tubuh, terutama untuk anak di bawah satu tahun, harus diistimewakan, terutama selama epidemi. Menyelesaikan segera imunisasi dasar anak, termasuk imunisasi hepatitis B.

Dia mengatakan tidak diketahui apakah vaksin hepatitis B dapat memberikan perlindungan, tetapi dia mengatakan setidaknya banyak penyakit dapat dicegah dengan vaksin.

“Saya menyarankan agar anak-anak segera mendapatkan vaksin hepatitis B,” tambahnya.

Yang terpenting adalah deteksi dini. Jika orang tua melihat anaknya mual, muntah dan diare, segera bawa ke Puskesmas. Jangan menunggu kuning.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Survei MSI: Mayoritas Publik Percaya MUI Berwenang Berikan Fatwa Halal Vaksin Covid-19
Next post Jerman Temukan Ratusan Petugas Negara Terpapar NeoNazi Dan Ekstremisme Kanan