Buntut Kasus Suap Bupati Bogor Ade Yasin, 4 Pegawai BPK Perwakilan Jabar Dinonaktifkan

Spread the love

Empat pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat diduga menerima suap dalam penatausahaan laporan keuangan Pemkab Bogor tahun anggaran 2021.

Empat perwakilan BPK di Jawa Barat yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah sebagai berikut:

1. Anton Merdiansyah – Chief Executive Officer, BPK Jawa Barat/Asisten Jenderal Jawa Barat III/Kabid Teknologi Controller

2. Arko Malawan adalah pegawai BPK Jawa Barat dan merupakan Ketua/Presiden Interim Auditing CAP. Bogor.

3. Hendra Noor Rahmatulllah Krueta, pegawai Perwakilan/Penyidik ​​PBK Jawa Barat. judi gampang menang

4. Jerry Jinagar melihat Rahmatullah sebagai pegawai Perwakilan/Penyidik ​​BPK Jabar.

Mereka adalah inspektur perwakilan BPK Jabar yang bertugas melakukan audit sementara (awal) laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) Pemkab Bogor tahun 2021.

Empat pegawai dituding menerima suap dari Bupati Bogor Adi Yasin agar Badan Pelaporan Keuangan Pemerintah (BMCAP) Bogor dapat memperoleh Jabatan Tidak Layak (WTP).

“Kami telah menonaktifkan Kepala Perwakilan BPK dari Jawa Barat dan beberapa staf tim juri dalam kasus ini,” kata Perwakilan BPK Esma Yatun dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, Kamis. . (2022-04-28) dikutip.

Keempatnya juga akan diadili oleh Komite Etik BPK.

Asma mengatakan operasi itu dilakukan untuk menjaga independensi PKK.

Esma mengatakan, “Kita selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberikan hidayah dan kemudahan sehingga kita dapat menguasai pengelolaan keuangan negara untuk kemaslahatan seluruh rakyat Indonesia.”

Delapan orang ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan suap pengelolaan laporan keuangan Pemkab Bogor.

Bupati Bogor, Adiyacin; Maulana Adam, Kabupaten Bogor, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat; Ehsan Ayatollah, Kasudin BPKAD Kabupaten Bogor Kabupaten Bogor dan PUPR Kabupaten Bogor, PPK yang melayani Rizk Tewfik ditetapkan sebagai tersangka karena tender tersebut.

Bupati Bogor Adi Yasin ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rotan) Bulda Metro Gaya.

Maulana Adam dan Ehsan Ayatollah ditahan di Rutan KPK di Area C1.

Kemudian Rizki Tawfiq dan Arko Malawan ditangkap di Rutan Gedung Merah dan Gedung Putih.

Anton Merdiansyah, Hendra Noor Rahmatullah Kruita dan Jerry Ginanagar Tri Rahmatullah selanjutnya ditahan di Rutan KPK di Bumdam Jaya Guntur.

“Saat ini tersangka ditahan di Rutan selama 20 hari pertama sejak 27 April hingga 16 Mei 2022,” kata Ketua KPK Perry Bahuri dalam konferensi pers di Gedung KPK Hongbaek, Jakarta, Kamis.

Diduga ada penyimpangan dalam proyek Jalan Pakansari.

Disebutkan, kondisi itu ditentukan saat tim audit BPK melakukan audit atas laporan keuangan Pemkab Bogor.

Hal itu terjadi setelah tim audit BPK yang mewakili Jabar menerima suap senilai Rp 1,9 miliar dari Bupati Bogor Adi Yasin melalui orang yang dipercaya.

Namun, auditor BPK menemukan kejanggalan dalam proyek perbaikan Jalan Kandang Roda-Pakan Sari.

“Terkait tim audit yang bergerak di bidang pelayanan PUPR salah satunya pengerjaan proyek perbaikan jalan Kandang Roda-Pakan Sari yang nilai proyeknya Rp 94,6 miliar dan pelaksanaannya sama dengan Gedung Putih dan Gedung Putih mengatakan pada hari Kamis, yang diklaim tidak sesuai dengan

Kronologi Penangkapan Ade Yasin

KPK menangkap 12 orang di Kota Bandung dan Kabupaten Bogor Jawa Barat pada Selasa, 26 April 2022 pukul 23.00 WIB.

Fairley, Kamis, mengatakan, ” Tim KPK bergerak melindungi pihak-pihak yang terlibat di Bupati Bogor menyusul adanya laporan masyarakat yang diduga telah memberikan dana kepada anggota tim audit BPK yang mewakili Jawa Barat melalui orang yang dipercaya pembicaraan.

Selasa pagi tim menuju hotel di Bogor.

Namun, kedua belah pihak kembali ke Bandung setelah menerima uang.

Oleh karena itu, KPK dibagi menjadi dua tim, salah satunya berangkat ke Bandung untuk mendapatkan barang bukti kepemilikan uang dengan pegawai Jawa Barat, perwakilan BPK.

Fairlie mengatakan, tim telah mengamankan empat pegawai BPK untuk perwakilan Jabar yang berada di penginapannya di Bandung pada Selasa malam.

Saat itu, tim langsung mengamankan mereka dan membawa mereka ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.

“Bersamaan dengan penangkapan di Bandung, pada Rabu pagi (27 April 2022) tim mengamankan rumah Putra Mahkota Kabupaten Bogor dan pihak lain, termasuk pejabat Pemerintah Kabupaten Bogor dan ASN, ke rumahnya di Cibinong. . Lokal” kata Fairley. Kapupatan Bogor. Bogor”.

(/ Norianti/ Ilham Ryan Pratama) (/ Irrfan Carmel)

Berita terkait OTT KPK lainnya dari Pemkab Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Mbok Yem Ditandu Turun Dari Puncak Gunung Lawu, Ada Apa ?
Next post Tips Mudik Lebaran Aman Dengan Bawa Kendaraan Sendiri Ala Suzuki