AS Jatuhkan Sanksi Ke Blender.io, Atas Tuduhan Bantu Cuci Uang Curian Geng Peretas Lazarus

Spread the love

Laporan Wartawan , Nur Febriana Trinugraheni

WASHINGTON – Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada campuran mata uang digital asal Korea

Sanksi yang diberikan oleh Kantor Pengawasan Asset Asing Departemen Keuangan AS ini, merupakan sanksi pertama yang diterima layanan pencampuran Asset digital. Sanksi ini juga menunjukkan peningkatan penggunaan aset digital untuk mendukung tindak kejahatan.

Menurut laporan Aljazeera.com, layanan pencampuran aset digital menggabungkan berbagai aset, termasuk dana yang berpotensi ilegal atau diperoleh secara legal, yang memungkinkan pelaku menyembunyikan sumber dana curian. judi slot gampang menang

Blender dituduh membantu peretasan Grup Lazarus ketika mencuri cryptocurrency senilai $620 juta pada bulan Maret.

Departemen Keuangan AS mengatakan Blender telah membantu membuang lebih dari $20,5 juta dana Lazarus Group yang dicuri. Pada September 2019, kelompok peretas ini ditetapkan sebagai kelompok penjahat dunia maya yang didukung negara.

Empat dompet atau alamat mata uang virtual yang terkait dengan kelompok peretasan telah ditambahkan ke daftar target sanksi Departemen Keuangan AS.

“Amerika Serikat berkomitmen untuk melakukan diplomasi dengan Republik Rakyat Demokratik Korea,” kata Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken dalam sebuah pernyataan.

Amerika Serikat tetap berkomitmen pada upaya diplomatiknya dengan Korea Utara dan meminta Korea Utara untuk terlibat dalam dialog. Sementara itu, kami akan terus menangani aktivitas siber yang melanggar hukum Korea Utara dan pelanggaran resolusi Dewan Keamanan PBB,” kata Anthony Blinken.

Brian Nelson, wakil menteri untuk terorisme dan intelijen keuangan di Departemen Keuangan AS, mengatakan layanan pencampuran mata uang digital yang mendukung transaksi gelap dapat menimbulkan ancaman bagi keamanan nasional AS. Dia menambahkan, pihaknya telah mengambil tindakan terhadap aktivitas keuangan ilegal.

“Kami mengambil tindakan terhadap aktivitas keuangan terlarang di Korea Utara dan kami tidak akan mencegah perampok dan pencuci uang yang didukung negara untuk mendapatkan jawaban,” katanya.

Sementara itu, AS pertama kali memberlakukan sanksi pada add-on cryptocurrency sehubungan dengan invasi Rusia ke Ukraina bulan lalu.

Bittriver AG dan sepuluh anak perusahaannya termasuk dalam paket sanksi Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri Departemen Keuangan AS.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Ramai Pengunjung, Pengelola Taman Margasatwa Ragunan Imbau Wisatawan Waspada Jaga Putra Dan Putrinya
Next post Penampilan Barunya Diprotes Warganet, Aming Singgung Soal Bebas Berekspresi: Hak Saya