Apa Peran Lin Che Wei Yang Kini Jadi Tersangka Dalam Kasus Dugaan Mafia Minyak Goreng?

Spread the love

Jakarta – Lin Che Wei yang akrab disapa Weibinanto Halimdjati disebut-sebut terlibat dalam penetapan kebijakan distribusi minyak goreng untuk Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia.

Pengalihan Jaksa Agung Republik Indonesia Santiar Burhanuddin.judi slot gacor

Padahal, jaksa telah menunjukkan bahwa Li Che Wei adalah pihak swasta tanpa kontrak khusus untuk ikut menentukan kebijakan terkait izin ekspor minyak nabati dan CPO.

Sementara itu, Lin Zhiwei adalah tersangka baru dalam kasus yang menyetujui izin ekspor minyak mentah dan turunannya, termasuk minyak goreng, untuk periode 2021-2022.

“LCW ini adalah warga sipil yang disewa Kementerian Perdagangan tanpa statuta atau kontrak tertentu,” kata Burhanuddin di Sapa Indonesia Pagi TV Show, Rabu (18/5/2022).

Mengutip Burhanuddin, ia juga membenarkan adanya bukti digital yang kuat bahwa Lin Zhiwei terlibat dalam pengambilan keputusan soal izin ekspor.

Menurut Burhanuddin, posisi Lin Chi Wei tanpa kontrak yang jelas sangat berisiko.

Kepresidenan Linzway di Departemen Perdagangan dikatakan telah dimulai pada awal Januari 2022.

Burhanuddin mengatakan tim investigasi wakil penasihat khusus juga sedang menyelidiki status dan legalitas status Lin Chiwei di Departemen Perdagangan.

Burhanuddin juga mengatakan bahwa Lin Zhiwei belum memberikan informasi langsung mengenai posisinya di Kementerian Perdagangan.

Saat ini, kejaksaan terus menyelidiki apakah Lin Che Wei tidak memiliki surat tersebut atau direkrut ke dalam struktur struktural atau organisasi dalam satu departemen atau departemen.

Karakter Lynchway

Saat ini Rinchewei ditahan di Salembarutan, Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, selama 20 hari terhitung sejak 17 Mei.

Atas perbuatannya, Lin Che Wei didakwa melanggar Pasal 2 Ju. Pasal 3 Pasal. 

Menurut Wikipedia, Lin Chi Wei lahir pada 1 Desember 1968 di Bandung, Jawa Barat.

Beliau adalah pendiri dan CEO Independent Research Advisory Indonesia (IRAI), seperti dikutip dari situs resmi IRAI.

Dia mendirikan perusahaan pada tahun 2003 dan mengkhususkan diri dalam penelitian industri dan kebijakan.

Pelanggannya meliputi perusahaan multinasional, lembaga keuangan, perusahaan swasta, dan perusahaan milik negara.

Lin Chi Wei juga merupakan pendiri Perusahaan Pengelola Dana Minyak Sawit.

Saat ini dia adalah penasihat politik Menteri Koordinator Perekonomian.

Lin Zhiwei, dikutip dari akun LinkedIn-nya, menjabat posisi ini sejak Juni 2014.

Pengalamannya di sektor publik dimulai pada 2004 saat diangkat menjadi Staf Khusus Menteri Koordinator Perekonomian Abu Rizal Bakri dan Menteri BUMN Sugiharto.

Ia memperoleh gelar sarjana dari Universitas Trisakti.

Sebelum menjadi Penasihat Kebijakan Menteri Koordinasi Ekonomi, Lin Chi-wei menjabat sebagai CEO Putra Sampoorna Foundation selama satu tahun dari 2007 hingga 2008.

Lin Chi-wei memiliki lebih dari 27 tahun pengalaman dalam penelitian dan kebijakan publik.

Beliau memulai karirnya di bidang pengolahan data elektronik di sebuah bank swasta.

Inilah pengalaman Lin Chi-wei.

Analis Riset yang mengkhususkan diri dalam perbankan, industri dan barang konsumsi di PT WI Carr Indonesia;

Direktur Riset dan Direktur SG Securities, yang berkantor pusat di Indonesia dan Singapura;

Direktur Riset di Deutsche Morgan Grenfell;

Direktur Utama PT Danareksa (Persero) (BUMN);

CEO Sampoorna Foundation (organisasi nirlaba);

CEO Revitalisasi Kota Jakarta Lama (organisasi nirlaba);

Pendiri Katadata Indonesia (Perusahaan Media & Berita);

Lin Chi-wei menerima Discharge Award dari AJI (Federasi Jurnalis Independen).

Ia juga memenangkan Analis Terbaik oleh Asiamoney dan Euromoney dan Analis Indonesia Terbaik oleh majalah Prospektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Klopp Ungkit Insiden ’11 Milimeter’ Sindir Man City Diuntungkan, Liverpool Tak Terkalahkan Pada 2022
Next post Berawal Dari Utang Piutang, Oknum Anggota Polri Di Kalimantan Barat Terjerat Kasus Narkoba