Angkasa Pura I Prediksi Jumlah Penumpang Pesawat Saat Periode Mudik Lebaran Mencapai 2,4 Juta Orang

Spread the love

Siaran pers, Hari Dharmawan

Jakarta – PT Angkasa Pura I (Persero) menargetkan bisa menjangkau 2,4 juta penumpang di 15 bandara yang dikelolanya selama Idul Fitri 2022.

Ketua Umum PT Angkasa Pura I Faik Fahmy mengatakan jumlah ini meningkat 452% dibandingkan periode sebelum Idul Fitri 2021 yang hanya 428.156. bo slot gacor

Faeq pada Kamis (21/4/2022) memperkirakan pergerakan angkutan udara dalam angkutan Lebaran mencapai 19579 shift pada 2022, meningkat 230% dibandingkan periode 2021 yang hanya dilakukan 5.931 shift.

Angkasa Pura I, lanjut Faik memperkirakan di 15 bandara arus repatriasi maksimum terjadi pada 29 April dan arus repatriasi maksimum terjadi pada 8 Mei 2022.

Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang pesawat dan untuk memastikan kelancaran operasional bandara, Angkasa Pura I telah menyiapkan lokasi transportasi Idul Fitri terintegrasi yang akan beroperasi mulai 25 April 2022 hingga 15 Mei 2022.

Fayek mengatakan, titik transit terpadu Libaran akan beroperasi sesuai jam operasional bandara, dengan jumlah staf yang siap mencapai 4.152 orang.

FYI, di Idul Fitri 2022, pemerintah tidak akan melarang orang datang dan pergi. Namun, penumpang domestik harus mematuhi hal-hal berikut:

Penumpang domestik yang telah menerima dosis ketiga atau booster tidak perlu menunjukkan hasil RT-PCR atau rapid antigen test negatif.

Setelah itu, penumpang domestik yang menerima vaksinasi kedua harus menunjukkan negatif dalam tes antigen cepat yang dikumpulkan dalam waktu 1×24 jam atau negatif dalam tes RT-PCR dari mana sampel diambil. yg dipotong. 3 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Selain itu, penumpang maskapai yang telah menerima vaksinasi primer harus menunjukkan hasil tes RT-PCR negatif yang diambil sampelnya dalam waktu 3×24 jam sebelum keberangkatan.

Penumpang domestik dengan kondisi medis khusus atau penyakit penyerta yang menghalangi traveler untuk divaksinasi harus memiliki hasil tes RT-PCR negatif dengan mengambil sampel maksimal 3 x 24 jam sebelum keberangkatan dan melampirkan surat keterangan dokter dari pemerintah. Menyatakan bahwa orang tersebut belum divaksinasi COVID-19 atau tidak dapat berpartisipasi.

Tidak diperlukan pengabaian imunisasi untuk penumpang maskapai di bawah usia 6 tahun dan hasil negatif RT-PCR atau tes antigen cepat tidak diperlukan. Namun, penting bagi Anda untuk bepergian dengan pendamping perjalanan yang telah memenuhi persyaratan vaksinasi dan pemeriksaan COVID-19 serta mematuhi praktik kesehatan yang ketat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post KITA Gelar Pasar Murah, Artis Hingga Pesulap Ikut Hibur Anak Jalanan Dan Kaum Duafa
Next post Cerita Suka Duka Karminto Hampir 40 Tahun Jadi Porter Di Stasiun Pasar Senen