Ahli Sebut Fenomena Kasus Hepatitis Sebelumnya Telah Terdeteksi

Spread the love

Reporter Aisha Nursiamsi

Jakarta – Hingga saat ini, penyebab hepatitis akut belum diketahui secara pasti.

Namun, beberapa hipotesis ditemukan. Salah satunya adalah bahwa fenomena ini adalah bagian dari epidemi itu sendiri. slot deposit go-pay

Hipotesis ini juga diyakini oleh Dickie Bodman, seorang ahli epidemiologi di Griffith University. Menurutnya, sejak awal, sebagian wabah COVID-19 terjadi di Wuhan.

“Hepatitis yang terkait dengan SARS-CoV-2 telah terdeteksi. Itu terjadi pada semua usia. Ini berarti anak-anak dan orang dewasa. Apalagi ketika terdeteksi. Ini menjadi begitu seiring waktu.” Senin, 5 Juni 2022.

Di India, hepatitis sudah terdeteksi sebelum fenomena tersebut menjadi masalah oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan media global.

Dia juga mencatat bahwa kasus hepatitis meningkat, terutama di kalangan anak-anak, seiring dengan jumlah wabah atau kasus COVID-19 yang meningkat. Tapi mungkin tidak sedetail negara maju saat itu.

Sebuah penelitian di Israel saat ini melaporkan bahwa 90% kasus hepatitis pada anak-anak yang sebelumnya telah terinfeksi COVID-19 dalam satu tahun terakhir terinfeksi COVID-19.

Hal ini menunjukkan bahwa kaitan antara hepatitis dan Covid-19 sebenarnya masih lebih kuat.

Diantaranya penerapan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menghindari keramaian, dll. Kemudian coba vaksinasi.

Anda juga dapat mengambil tindakan pencegahan dengan menghindari potensi paparan dan paparan makanan yang terkontaminasi. Jangan berbagi makanan dan minuman untuk mengurangi penyebaran infeksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Sorotan Hasil SEA Games 2022: Kejayaan Prestasi Dayung Indonesia Yang Belum Terbendung
Next post Penyebab Kecelakaan Di Tol Surabaya-Mojokerto Karena Human Error, Sopir Cadangan Diduga Mengantuk