50 Kapal Nelayan Di Cilacap Terbakar, Menteri Trenggono Minta Jajaran Gerak Cepat Bantu Korban

Spread the love

Reporter Isumoyo

Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak terkait insiden kebakaran kapal penangkap ikan di Silaqab, Kabupaten, Provinsi Jawa Tengah.

Menurut penyelidikan di tempat, jumlah kapal nelayan yang dibakar sejauh ini mencapai 54.

Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Doni Ismanto mengatakan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahuu Teringono prihatin dengan bencana tersebut dan menghimbau kepada masyarakat yang terkena bencana untuk bersabar. judi gampang menang

Donnie mengatakan Jumat (5 Juni 2022) ”Menerima laporan tersebut, Menteri langsung memerintahkan awak kapal yang terlibat untuk membantu awak kapal dan nelayan yang terkena bencana ini.”

Zainy Hanafi, Direktur Perikanan Alam, turut prihatin atas kebakaran kapal tersebut.

Dari total jumlah kapal yang terbakar, 41 tercatat dan memiliki awak kapal nelayan. Sedangkan 13 kapal sisanya tidak memiliki awak kapal.

Sebanyak 547 awak kapal menjadi korban kecelakaan kapal nelayan di Wijayapura/Dermaga Baterai Cilacap.

Sementara itu, awak kapal nelayan mengalami luka bakar dan saat ini menjalani perawatan di RS Silaqab.

Sebagai informasi, Selasa siang (3/3/2022) terjadi kebakaran hebat yang menghanguskan puluhan kapal nelayan di dermaga aki Wijayapura di Cilacap.

Api bermula dari perahu nelayan yang berlabuh di dermaga.

Kebakaran dikatakan terjadi ketika sebuah generator meledak di sebuah kapal yang sedang diperbaiki. Kronologis kejadian sekitar pukul 16.15.

Kemudian, sekitar pukul 17.00, terdengar ledakan dan kapal terbakar.

Kapal yang meledak itu berada di tengah kapal lain yang juga sedang berlabuh.

Sekitar pukul 17.15, api menjalar ke kapal lain yang ditambatkan di sekitar Dermaga Baterai Silaqab Wijayapura.

Menurut informasi yang diperoleh dari KKP, pemadaman kebakaran di kapal penangkap ikan telah berhasil dilakukan oleh berbagai pihak, antara lain pemadam kebakaran setempat, Pemadam Kebakaran Pelindo, Pertamina RU IV Cilacap, BPBD Cilacap, Basarnas Cilacap, perangkat TNI, Polri, dan UPT Kementerian Kelautan. Perikanan, kementerian dan pemerintah daerah, masyarakat lokal dan komunitas nelayan.

Bangkai kapal tersebut saat ini sedang dievakuasi oleh pemilik kapal dan DPC HNSI Kabupaten Cilacap, yang juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Namun, KKP mengatakan penyebab kebakaran masih diselidiki oleh tim Inapis dan Balai Penelitian Polda Jawa Tengah.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lokasi, api diduga berasal dari ledakan di KM. Pas Mantap 02 milik Edy Saputra yang saat itu sedang memperbaiki dan membersihkan genset kapal.

Tim KKP di lokasi juga berencana mendaftarkan ABK yang mengalami kerusakan akibat kebakaran kapal untuk membantu meringankan beban ABK.

Di masa depan, para awak kapal ini mungkin diinstruksikan untuk bekerja di kapal penangkap ikan yang akan beroperasi di bawah rencana kebijakan penangkapan ikan yang terukur.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous post Tingkat Inflasi Di Turki Melonjak Hampir 70 Persen, Disebut Hanya Tren Sesaat
Next post Bacaan Sholawat Nabi Muhammad SAW Dalam Tulisan Arab Dan Latin, Lengkap Dengan Artinya